Terastangerang.id,– Dalam upaya meningkatkan kapasitas dan profesionalisme pengurus koperasi, Dinas Perindustrian, Perdagangan, Koperasi, dan UKM (Perindagkop UKM) Kota Tangerang menyelenggarakan Workshop Penyusunan Business Plan bagi Pengurus Koperasi Kelurahan Merah Putih (KKMP) pada tanggal 14-15 April 2026 di Gedung Cisadane Kota Tangerang.
Kegiatan ini menjadi langkah strategis dalam mendorong para pengurus koperasi mampu merencanakan usaha tahun berikutnya dan mengevaluasi usaha tahun berjalan, menggali potensi usaha dan mengendalikan anggaran koperasi menjadi lebih terarah efisien dan efektif, dan mampu bersaing di tengah dinamika ekonomi saat ini.
Workshop yang diikuti oleh 102 pengurus KKMP dari berbagai kelurahan di Kota Tangerang ini menghadirkan materi terkait penyusunan rencana bisnis yang sistematis, mulai dari analisis usaha, strategi pemasaran, hingga pengelolaan keuangan koperasi. Selain pemaparan materi, peserta juga diberikan kesempatan untuk menyusun draft business plan yang dapat langsung diterapkan pada koperasi masing-masing.

Kepala Dinas Perindagkop UKM Kota Tangerang, Suli Rosadi, yang hadir dan membuka secara resmi kegiatan tersebut, menegaskan pentingnya perencanaan usaha yang matang dalam pengelolaan koperasi.
“Melalui workshop ini, kami ingin memastikan bahwa pengurus koperasi tidak hanya menjalankan usaha secara konvensional, tetapi juga memiliki perencanaan bisnis yang jelas dan terukur. Business plan ini menjadi kunci agar koperasi dapat berkembang secara berkelanjutan dan memberikan manfaat nyata bagi anggotanya,” ujar Suli.
Ia juga menambahkan bahwa koperasi memiliki peran penting dalam memperkuat ekonomi kerakyatan, khususnya di tingkat kelurahan. Oleh karena itu, peningkatan kapasitas sumber daya manusia koperasi menjadi prioritas dalam program pembinaan koperasi pada Dinas Perindagkop UKM Kota Tangerang.
“Ke depan, kami berharap koperasi-koperasi di Kota Tangerang, khususnya Koperasi Kelurahan Merah Putih, dapat menjadi motor penggerak ekonomi lokal yang sehat, mandiri, dan berdaya saing,” tambahnya.
Adapun manfaat dari penyelenggaraan workshop ini antara lain meningkatkan pemahaman dan keterampilan pengurus koperasi dalam menyusun business plan, membantu koperasi memiliki arah pengembangan usaha yang lebih jelas, serta mendorong pengambilan keputusan yang lebih tepat berbasis perencanaan.
Selain itu, kegiatan ini juga memperkuat kapasitas manajerial pengurus, meningkatkan kepercayaan anggota dan mitra usaha, serta membuka peluang pengembangan usaha koperasi secara lebih luas dan berkelanjutan.
Kepala Bidang Pemberdayaan Koperasi, Abdul Kholil Kurniawan yang turut hadir pada pembukaan kegiatan tersebut, menambahkan bahwa dengan adanya workshop ini, diharapkan setiap pengurus koperasi mampu menyusun dan mengimplementasikan business plan dalam menyusun RAPBK yang dilaksanakan sebelum akhir tahun buku atau sebelum memasuki tahun berikutnya.
Melalui kegiatan ini juga, Dinas Perindagkop UKM Kota Tangerang menunjukkan komitmennya dalam mendorong pertumbuhan koperasi yang berkualitas, sekaligus memperkuat peran koperasi sebagai pilar ekonomi masyarakat di Kota Tangerang.
“Dengan langkah strategis ini, masyarakat diharapkan semakin percaya dan aktif berpartisipasi dalam koperasi, demi terwujudnya kemandirian ekonomi di tingkat wilayah,” pungkasnya.(Adv)



