Terastangerang.id ,- PT Indah Kiat Pulp & Paper (IKPP) Tangerang menggelar penyuluhan HIV/AIDS, Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) serta Pencegahan, Pemberantasan, Penyalahgunaan, dan Peredaran Gelap Narkotika (P4GN) di SMAN 7 Kota Tangerang Selatan, Rabu (20/5/26).

Kegiatan ini bertujuan membekali siswa dengan pengetahuan tentang bahaya HIV/AIDS, narkoba, serta pentingnya keselamatan dan kesehatan kerja sejak dini untuk menuju Sekolah Adiwiyata dan Sekolah Sehat.

Kepala SMA Negeri 7 Kota Tangerang Selatan, Joko Tingkir menyampaikan apresiasinya dan berharap siswa dapat menyerap ilmu sebanyak-banyaknya.

“Ananda tercinta ikuti kegiatan ini, serap ilmu sebanyak-banyaknya, nanti kita kembangkan. Sekolah tahun depan akan lebih menggerakkan tentang Sekolah Adiwiyata. Kita sedang berjalan menuju Sekolah Sehat. Kita sudah ada dilevel di Sekolah Sehat, tinggal mempertahankan, kemudian tingkatkan menjadi Sekolah Adiwiyata. Ini menjadi bekal bagi sekolah,” ujarnya.

Ia juga menyampaikan terima kasih kepada PT IKPP Tangerang yang telah menyelenggarakan penyuluhan HIV/AIDS, Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) serta Pencegahan, Pemberantasan, Penyalahgunaan, dan Peredaran Gelap Narkotika (P4GN) kepada siswa.

“Kami sangat membuka diri untuk program-program seperti ini ke depannya,” terangnya.

PT Indah Kiat Pulp & Paper (IKPP) Tangerang menggelar penyuluhan HIV/AIDS, Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) serta Pencegahan, Pemberantasan, Penyalahgunaan, dan Peredaran Gelap Narkotika (P4GN) di SMAN 7 Kota Tangerang Selatan, Rabu (20/5/26)

Sementara, Humas PT IKPP Tangerang, Junaidi menjelaskan bahwa kegiatan ini sangat berarti bagi siswa yang tergolong usia yang rentan.

Menurutnya, masa SMA adalah masa kritis dengan tingkat keingin tahuan yang cukup tinggi, sehingga rentan penyalahgunaan.

“Hari ini kami membawakan tema K3, bahaya HIV/AIDS, dan bahaya narkoba. Mohon adik-adik bisa perhatikan, cerna dengan baik. Saya pun punya anak seumuran dengan kalian. Memang masa kalian inilah yang cukup kritis. Jangan sampai tidak tahu, lalu coba-coba,” jelasnya.

Ia berharap pemaparan ini bisa membuka pikiran siswa dan menjadi bekal untuk disampaikan ke teman dan keluarga.

“Di usia SMA kelas 10, kelas 11, memang masanya anak-anak mencari jati diri. Bisa mengarah ke hal-hal yang tadinya tidak tahu, jadi ingin tahu, coba-coba, ternyata ada hal-hal buruk di sana,” ungkapnya.

Manager K3 PT IKPP Tangerang, Irmawan Afghani, memaparkan tiga fokus utama kegiatan penyuluhan, diantaranya ;

1) Pengetahuan umum K3 – sebagai program perusahaan untuk menggerakkan promotif dan meningkatkan kesadaran masyarakat.

2) Pencegahan dan penanggulangan HIV/AIDS – membekali siswa agar preventif terhadap penyebaran HIV/AIDS di usia remaja.

3) P4GN – antisipasi agar siswa tidak terjerumus ke pergaulan yang berhubungan dengan narkotika dan psikotropika.

“Tujuan kami adalah siswa tahu langkah-langkah menghindari penyebaran HIV/AIDS, dan jangan sampai terjadi diskriminasi jika ada siswa yang kurang beruntung terkena HIV/AIDS. Juga bagaimana siswa membentengi diri dari potensi narkoba, sehingga mereka bisa konsen belajar dan menata masa depan,” paparnya.

Irmawan menambahkan, PT IKPP memiliki kebijakan terkait P2 HIV/AIDS dan P4GN, serta rutin melakukan edukasi promotif aktif ke sekolah-sekolah.

“Program ini insyaallah rutin kami lakukan,” pangkasnya.

Dengan penyuluhan ini, PT IKPP Tangerang tidak hanya menjalankan tanggung jawab sosial perusahaan(CSR), tapi juga turut membangun benteng generasi muda dari ancaman narkoba, HIV/AIDS, dan bahaya lainnya—sejak dini. (*)