Terastangerang.id ,- Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tangerang, melalui Dinas Lingkungan Hidup (DLHK) Kabupaten Tangerang, Forkopimcam Teluknaga, Kades, PIK 2, Ormas dan warga kompak melaksanakan kegiatan ‘Gempur’ Sampah di anak sungai Cisadane yang ada di wilayah Kecamatan Teluknaga, Kabupaten Tangerang.

Setelah berhasil membersihkan sampah di sungai yang membentang antara dua desa yaitu Desa Pangkalan dan Desa Kampung Melayu Barat Kecamatan Teluknaga, Kabupaten Tangerang, pada Minggu, (6/04/25) lalu. Kali ini, Forkopimcam Teluknaga, membersihkan tumpukan sampah di Pintu Air BCU 13, Desa Lemo Kecamatan Teluknaga, Kabupaten Tangerang, Sabtu (19/4/25).

Camat Teluknaga, Zam Zam Manohara mengatakan, kegiatan ini adalah langkah awal Pemerintah Kabupaten Tangerang untuk membangun kebiasaan baru untuk mengurangi sampah dari sumbernya.

Ia menjelaskan bahwa lokasi Pintu Air Desa Lemo dipilih karena menjadi titik rawan penumpukan sampah.

“Selama ini, sampah yang menyumbat saluran air kerap memicu banjir lokal. Dengan aksi ini, kami ingin mengubah mindset masyarakat agar tidak lagi membuang sampah sembarangan,” jelasnya.

Pantauan di lokasi, Camat Teluknaga di dampingi Sekcam dan seluruh stakeholder antusias bergerak bersama dalam kegiatan bersih-bersih massal bertajuk “Gempur Sampah”.

Camat Teluknaga, Zam Zam Manohara di dampingi Sekcam dan seluruh stakeholder antusias bergerak bersama dalam kegiatan bersih-bersih massal bertajuk “Gempur Sampah”

Kegiatan ini menjadi bukti komitmen bersama dalam menangani persoalan sampah sekaligus memperkuat kesadaran lingkungan masyarakat.

Sementara itu, Ketua Umum Gerakan Bela Tangerang (Gerbang), Usup Supandi mengapresiasi kinerja dan konsistensi Camat Teluknaga beserta jajaraannya terhadap pelestarian lingkungan hidup.

Menurut Usup Supandi alias Cewi, gotong royong membersihkan lingkungan adalah kegiatan yang sangat positif dan bermanfaat bagi masyarakat.

“Dengan bekerja sama dan saling membantu, kita dapat menciptakan lingkungan yang bersih, hijau dan sehat,” ujar Usup.

Sebelumnya, Bupati Tangerang Moch. Maesyal Rasyid telah terjun langsung membersihkan tumpukan sampah di Sungai Golden (anak Sungai Cisadane) yang membentang diantara dua desa yaitu Desa Pangkalan dan Desa Kampung Melayu Barat Kecamatan Teluknaga, Kabupaten Tangerang, pada Minggu, (6/4/25) lalu.

Bupati Tangerang Moch. Maesyal Rasyid saat terjun langsung membersihkan tumpukan sampah di Sungai Golden yang membentang diantara dua desa yaitu Desa Pangkalan dan Desa Kampung Melayu Barat Kecamatan Teluknaga, Kabupaten Tangerang, pada Minggu, (6/04/25) lalu

Pada kesempatan itu, Bupati Maesyal menegaskan bahwa persoalan sampah bukan hanya tanggung jawab pemerintah daerah tetapi merupakan tanggung jawab bersama seluruh pihak.

Untuk itu, pihaknya menghimbau seluruh masyarakat Kabupaten Tangerang tentang pentingnya menjaga lingkungan dan saling membantu memberikan teladan menjaga kebersihan lingkungan dan tidak buang sampah sembarangan.

“Saya mohon kepada masyarakat Kabupaten Tangerang khususnya masyarakat Teluknaga, persoalan sampah bukan hanya tanggung jawab pemerintah saja. Tetapi persoalan sampah menjadi tanggung jawab kita bersama, artinya saya minta bantuan masyarakat supaya tidak lagi membuang sampah sembarangan,” tegas Bupati Maesyal.

Bupati berharap, masyarakat di sekitar sungai dapat menjaga kebersihan dan tidak membuang sampah sembarangan yang bisa mengakibatkan banjir di lingkungan Desa Pangkalan dan Desa Kampung Melayu Barat.

“Saya tegaskan tidak lagi membuang sampah ke sungai, tidak lagi membuang sampah ke pinggir jalan supaya apa, supaya wilayah kita bersih, dan kalau sudah bersih Insyaallah sehat semua masyarakat,” tegasnya. (*)