Terastangerang.id, – Mahasiswa Program Studi Ilmu Komunikasi Universitas Islam Syekh Yusuf (UNIS) Tangerang berhasil menggelar Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) bertajuk “Transformasi Gaya Hidup Ramah Lingkungan Melalui Edukasi Kreatif dan Workshop Zero Waste” di SMA PGRI 109 Tangerang pada Jumat 21 November 2025.

Kegiatan ini bertujuan untuk menumbuhkan kesadaran generasi muda mengenai pentingnya perubahan gaya hidup ramah lingkungan, dengan fokus pada edukasi kreatif dan praktik daur ulang sampah plastik.

Ketua Pelaksana Harian, Hasyim Muzakki menyampaikan bahwa upaya pelestarian lingkungan harus dimulai dari kesadaran individu.

“Gerakan peduli lingkungan harus dimulai dari diri sendiri. Lewat kegiatan ini, kami ingin mengajak adik-adik semua menjadi bagian dari perubahan untuk bumi yang lebih baik,” ujarnya dalam keterangan tertulis.

Sejalan dengan visi tersebut, kegiatan ini menghadirkan pakar sekaligus dosen Ilmu Komunikasi UNIS, Ukon Furkon Sukanda, S.Sos., M.I.Kom., yang menjelaskan secara mendalam tentang bahaya sampah plastik bagi lingkungan serta solusi konkret penerapan gaya hidup zero waste.

“Zero waste bukan sekadar slogan, tapi perubahan pola pikir dan kebiasaan. Mengurangi sampah bisa dimulai dari langkah sederhana seperti membawa tumbler, memilah sampah, memilih kemasan ramah lingkungan, dan memanfaatkan barang bekas menjadi produk yang bernilai,” tutur Ukon dalam penyampaian materinya.

Setelah sesi pemaparan materi yang ringan dan inspiratif, para peserta mengikuti Workshop Zero Waste yang menantang mereka mengubah botol plastik bekas menjadi karya kreatif bernilai pakai.

Mahasiswa UNIS berperan sebagai fasilitator, mendampingi siswa untuk menciptakan karya, sekaligus mendorong kolaborasi dan pengembangan kreativitas dalam kelompok.

Workshop berlangsung interaktif dan menghasilkan berbagai karya inovatif dari peserta. Sebagai bentuk penghargaan, panitia memberikan apresiasi berupa reward kepada karya-karya terbaik, menjadikan platform ini interaktif dan memotivasi.

Melalui kegiatan ini, mahasiswa UNIS berharap kesadaran lingkungan dapat terus ditanamkan sejak dini. Tujuannya agar generasi muda mampu menjadi change agent (agen perubahan) yang aktif dalam gerakan pengurangan sampah plastik dan pelestarian lingkungan di masa depan. (Panji)