Terastangerang.id ,- Dinas Koperasi dan Usaha Mikro (Diskum) Kabupaten Tangerang mengadakan Sosialisasi Kemitraan 2026 bagi pelaku usaha mikro di Kabupaten Tangerang untuk membantu pelaku usaha UMKM memahami peluang kolaborasi, akses pasar, dan penguatan jejaring.

Kegiatan tersebut digelar di Hotel Yasmin Karawaci Tangerang pada Senin, (20/04/2026), diikuti 120 peserta pelaku usaha mikro, dan 3 nara sumber.

Para peserta pelaku usaha mikro sektor criya, fashion, dan kerajinan mendapatkan berbagai materi dari nara sumber yang berasal dari Pendopo Indonesia {Azko) Kawan Lama Group, Angkasa Pura (In Journey), dan Bank Indonesia Wilayah Banten.

Diskum Kabupaten Tangerang terus berupaya untuk memfasilitasi kemitraan sebagai salah satu kunci utama dalam mendorong pengusaha mikro di Kabupaten Tangerang agar usahanya bertambah maju dan berkembang.

Dalam sambutannya, Kepala Diskum Kabupaten Tangerang, Dra.Hj.Rd.Anna Ratna Maemunah,M.Si mengatakan, melalui kegiatan Sosialisasi Kemitraan 2026 ini para pelaku UMKM mendapatkan pemahaman langsung mengenai berbagai peluang kemitraan strategis dengan menghadirkan narasumber kemitraan yang berkompeten di bidangnya seperti kemitraan dengan Pendopo Indonesia bagian dari Azko yang membuka peluang bagi produk-produk UMKM khususnya non kuliner seperti criya, fashion, dan kerajinan untuk masuk ke dalam pasar jejaring ritel modern yang memiliki standar durasi kualitas tertentu.

“Ini merupakan kesempatan besar untuk pengusaha mikro untuk dapat meningkatkan nilai tambah produk lokal yang telah ada di Kabupaten Tangerang, ” ungkap Anna.

Anna menambahkan, kemitraan dengan Angkasa Pura memberikan akses bagi UMKM untuk masuknya ke ekosistem Bandara, baik dalam bentuk pemasaran produk di area komersial maupun pengembangan brand, eksposur kepada pasar yang lebih luas termasuk wisatawan domestik, dan manca negara.

“Saat ini di Kabupaten Tangerang telah memiliki gerai UMKM di Bandara Soekarno-Hatta Terminal 3 Keberangkatan dan sekarang sedang diupayakan semoga bisa masuk juga di Terminal 1 dan Terminal 2, yang saat ini sedang diproses di Divisi Komersial.”jelas Anna.

Anna optimis, para pelaku usaha mikro Kabupaten Tangerang bisa menjangkau pemasaran yang lebih luas, bisa mencapai seluruh Indonesia melalui Bandara Soekarno-Hatta.

“Ketiga, kemitraan dengan Bank Indonesia Wilayah Banten yang selama ini sangat konsisten dalam mendukung pengembangan UMKM melalui berbagai program seperti peningkatan kapasitas, digitalisasi, pembiayaan, serta penguatan kelembagaan dan kurasi produk unggulan daerah” katanya.

UMKM non kuliner di Kabupaten Tangerang memiliki potensi besar dalam pengembangan produk kreatif seperti kerajinan tangan, batik, assesoris, dan produk berbasis budaya lokal.

“Potensi ini harus terus kita dorong agar mampu menembus pasar yang lebih luas, bahkan ketingkat nasional dan manca negara, namun demikian untuk dapat menjalin kemitraan diperlukan kesiapan dari sisi kualitas produk, konsistensi produksi, kemasan, branding, serta kemampuan memenuhi standar yang ditetapkan oleh mitra,” jelas Anna.

Oleh karena itu, Anna meminta agar seluruh peserta mengikuti kegiatan ini secara sungguh-sungguh aktif berdiskusi.

“Manfaatkan kesempatan ini untuk menggali informasi sebanyak mungkin dari para nara sumber karena transpormasi usaha mikro menuju kelas yang lebih tinggi membutuhkan komitmen, kesiapan dari kita semua dan tentunya semangat usaha yang luar biasa,”ujar Anna.

Pemerintah Kabupaten Tangerang melalui Diskum Kabupaten Tangerang akan terus berkomitmen dalam mendampingi UMKM baik melalui pelatihan, fasilitas, promosi, serta akses pembiayaan maupun penguatan kemitraan seperti yang dilakukan saat ini.

Anna juga berharap, setelah kegiatan ini akan terbangun kerjasama antar usaha mikro dengan para mitra strategis sehingga mampu menciptakan omset yang lebih tinggi, memperluas pasar, serta menciptakan lapangan pekerjaan baru bagi masyarakat Kabupaten Tangerang.

Semoga kemitraan ini terus bersinergi bagi kemajuan dan perkembangan usaha mikro di wilayah Kabupaten Tangerang, sehingga mampu memberikan kontribusi bagi pertumbuhan perekonomian khususnya wilayah Kabupaten Tangerang.

Salah satu nara sumber dari CSR Division Head Bandara Soekarno-Hatta, Ario Fuad Dharma menegaskan bahwa Diskum Kabupaten Tangerang telah melakukan upaya nyata yang dapat dirasakan oleh para pelaku UMKM yang ada di Kabupaten Tangerang, memastikan para pelaku UMKM bisa naik kelas.

Hal senada juga diungkapkan Head of Pendopo, Kawan Lama Group, Ni Luh Putu Laura yang mengaku senang bisa berbagi ilmu kepada pelaku UMKM di Kabupaten Tangerang.

“Sangat senang sekali bisa berbagi ilmu dengan para pelaku UMKM khususnya Kabupaten Tangerang terkait dengan bagaimana siapnya untuk masuk ke market ritail,”ujar Ni Luh.

Sementara itu, Yudhi Nias Sandy, Fungsi Pelaksana dan Pengembangan UMKM dan KIS Bank Indonesia Wilayah Banten, mengapresiasi dan berterimakasih kepada Diskum Kabupaten Tangerang yang telah melaksanakan kegiatan Sosialisasi Kemitraan tersebut.

“Saya berterima kasih kepada Diskum Kabupaten Tangerang yang sudah melaksanakan kegiatan Sosialisasi Kemitraan ini memberikan semangat kepada UMKM untuk terus tumbuh dan berinovasi khususnya di Kabupaten Tangerang untuk menjadi UMKM yang Go Global tentunya,” pungkasnya. (adv)