Terastangerang.id,- Sejumlah jalan di wilayah pantai utara (Pantura) Kabupaten Tangerang, dilaporkan dalam kondisi tidak baik – baik saja, alias rusak parah dan butuh penanganan serius dari Pemerintah agar tidak membahayakan pengguna jalan.

Jalan di wilayah pantura tersebut diantaranya, Jalan Raya Kampung Melayu dan Jalan Raya Tanjung Pasir Kecamatan Teluknaga, Jalan Raya Kali Perancis, Jalan Raya Salembaran – Dadap Kecamatan Kosambi, Jalan Raya KH.Sa’adullah yang merupakan jalan utama Kecamatan Pakuhaji, Jalan Raya Sukadiri Kecematan Sukadiri.
Untuk diketahui, jalan rusak di wilayah pantura tersebut, sudah ramai diberitakan oleh media, dan viral di media sosial yang dibagikan oleh warga.

Mendapatkan laporan tersebut, Kepala Dinas Bina Marga dan SDA Kabupaten Tangerang, Iwan Firmansyah membantah bahwa rusaknya jalan – jalan tersebut bukan karena kontruksinya, tapi karena dilintasi oleh kendaraan bertonase besar yang tidak seimbang dengan kualitas jalan.
“Ya,kalau rusak di perbaiki , karena overload di sana, kelas jalan dengan kendaraan yang lewat tidak sesuai, ” kata Iwan kepada terastangerang.id, Selasa (18/8/25).

Iwan mengakui, Pemerintah Daerah hanya mampu melakukan perbaikan jika ada jalan yang rusak dengan cara tambal sulam agar tidak membahayakan masyarakat.
“Kalau ada yang rusak kita perbaiki itu saja kemampuan kita, karena sulit selagi masih dilewati oleh angkutan rambang, pasti rusak lagi,” ucapnya.
Dia juga menyebutkan, tambang ilegal jadi penyumbang rusaknya sejumlah jalan di wilayah tersebut.
“Kalau bisa tambangnya ditutup,” singkatnya.

Sementara, Bahtiar salah seorang warga di wilayah pantura mengaku kecewa dengan sikap Pemerintah Daerah yang terkesan cuek dan mengabaikan keselamatan masyarakatnya.
Menurut dia, meski sejumlah ruas jalan sudah ada yang mulai diperbaiaki namun tidak bertahan lama dan cepat rusak karena diduga minimnya pengawasan dari pihak terkait.
“Kondisinya sudah sangat parah, kalaupun diperbaiki tapi tidak bertahan lama, contohnya di jalan raya Tanjung Pasir dan Teluknaga, itu sudah hancur lagi,” ungkapnya.
Dia berharap, Pemerintah daerah agar serius memperhatikan kebutuhan dasar masyarakat salah satunya adalah akses jalan yang baik bagi masyarakat.
“Saya minta pemerintah daerah serius memperhatikan kebutuhan dasar masyarakat, karena pemerintah lah yang punya kebijakan,” pungkasnya.(red)



