Terastangerang.id ,- Forum Silaturahmi Pondok Pesantren (FSPP) Kabupaten Tangerang sukses menyelenggarakan Musyawarah Kerja (Muskerta) II FSPP Kabupaten Tangerang, pada Rabu (22/7/2026) di Hotel Aston Serpong.

Kegiatan ini mengusung tema “Membangun Kemandirian Ekonomi: Kebangkitan Umat di Kabupaten Tangerang” sebagai bentuk komitmen bersama dalam memperkuat peran pesantren sebagai pusat pendidikan, pemberdayaan masyarakat, sekaligus penggerak ekonomi umat.

Muskerta II diikuti oleh jajaran pengurus FSPP dari 29 kecamatan se-Kabupaten Tangerang. Acara dihadiri oleh Ketua DPRD Kabupaten Tangerang Muhammad Amud, perwakilan Pemerintah Kabupaten Tangerang, alim ulama, para pimpinan pondok pesantren, serta jajaran pengurus FSPP Provinsi Banten sebagai bentuk dukungan terhadap penguatan kelembagaan dan program kerja FSPP Kabupaten Tangerang.

Salah satu agenda utama Muskerta adalah Sarasehan Ketahanan Pangan dan Pertanian Terpadu yang menghadirkan Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Tangerang serta Kepala Bagian Kesejahteraan Rakyat (Kabag Kesra) Setda Kabupaten Tangerang sebagai narasumber.

Dalam sarasehan tersebut dibahas berbagai strategi penguatan sektor pertanian, pemberdayaan lahan produktif pesantren, pengembangan agribisnis, hingga sinergi program pemerintah dengan pondok pesantren dalam mewujudkan ketahanan pangan daerah.

Ketua FSPP Kabupaten Tangerang, Muhammad Amal Faihan Maimun, M.Pd., dalam sambutannya menegaskan bahwa pesantren harus mampu menjawab tantangan zaman dengan membangun kemandirian di berbagai sektor.

“Pesantren tidak cukup hanya melahirkan generasi yang unggul dalam ilmu agama, tetapi juga harus mampu menjadi pusat pemberdayaan ekonomi masyarakat. Melalui program ketahanan pangan dan pertanian terpadu, kami ingin menjadikan pesantren sebagai pilar kemandirian ekonomi umat. Inilah ikhtiar bersama menuju kebangkitan umat yang dimulai dari lingkungan pesantren,” ujarnya.

Sementara itu, Ketua DPRD Kabupaten Tangerang, Muhammad Amud memberikan apresiasi atas penyelenggaraan Muskerta II FSPP Kabupaten Tangerang.

Menurutnya, pesantren memiliki peran strategis dalam pembangunan daerah, khususnya pada aspek pendidikan, sosial, dan ekonomi masyarakat.

“Kami di DPRD Kabupaten Tangerang mendukung penuh berbagai program pemberdayaan pesantren. Ketahanan pangan merupakan isu strategis nasional, dan pesantren memiliki potensi besar untuk menjadi pelopor dalam pengembangan pertanian terpadu serta penguatan ekonomi kerakyatan,” ungkapnya.

Dalam sesi sarasehan, Kepala Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan (DPKP) Kabupaten Tangerang Ujang Sudiartono menjelaskan bahwa pemerintah daerah siap membuka ruang kolaborasi dengan pondok pesantren melalui berbagai program pendampingan, pelatihan, hingga pengembangan kawasan pertanian produktif berbasis pesantren.

Sementara itu, Kabag Kesra Setda Kabupaten Tangerang, Chaidir menyampaikan bahwa Pemerintah Kabupaten Tangerang terus berkomitmen memperkuat kemitraan dengan pesantren sebagai mitra strategis pembangunan, baik dalam bidang pendidikan, keagamaan, sosial, maupun pemberdayaan ekonomi masyarakat.

Melalui Muskerta II ini, FSPP Kabupaten Tangerang juga merumuskan berbagai program kerja organisasi yang akan dilaksanakan secara berkelanjutan dengan dukungan FSPP Provinsi Banten.

Sinergi tersebut diharapkan mampu melahirkan program-program yang berdampak nyata bagi kemajuan pondok pesantren serta kesejahteraan masyarakat Kabupaten Tangerang.

Dengan semangat kebersamaan dan kolaborasi, Muskerta II FSPP Kabupaten Tangerang diharapkan menjadi momentum penting dalam memperkuat eksistensi pesantren sebagai pusat pendidikan Islam yang mandiri, inovatif, dan berkontribusi nyata terhadap pembangunan daerah serta kebangkitan ekonomi umat. (*)