Terastangerang.id- Jaksa Agung Muda (JAM) Intelijen Kejaksaan Agung RI,Prof. Reda Mantovani beserta jajaran melaksanakan Kegiatan Monitoring Implementasi Program Jaksa Garda Desa (JAGA DESA) Pada Wilayah Kabupaten Tangerang, Senin 28 April 2025.

 Acara yang digelar di Ruang Rapat Wareng Lt. 3 Kantor Bupati Tangerang melalui media Zoom Meeting bersama Kepala Desa dan Operator Desa se-Kabupaten Tangerang itu juga dihadiri oleh; Direktur 2 pada Jaksa Agung Muda Intelijen, Kepala Kejaksaan Negeri Kab. Tangerang, Kepala Kejaksaan Negeri Tangerang Kota, Kepala Kejaksaan Negeri Tangerang Selatan, Kepala Kejaksaan Negeri Pandeglang, Kepala Kejaksaan Negeri Lebak, Bupati Tangerang, Sekretaris Daerah Kab. Tangerang, Jajaran Kasi Kejaksaan Negeri, Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Pemerintahan Desa (DPMPD) Kab. Tangerang.

Pelaksanaan Program JAGA DESA tersebut sebagai bentuk dukungan Kejaksaan RI dalam mewujudkan Asta Cita Presiden RI Prabowo Subianto dan Wakil Presiden, Gibran Rakabuming Raka Poin 6& 7, yakni;  Membangun dari desa dan dari bawah untuk pemerataan ekonomi dan pemberantasan kemiskinan dan memperkuat reformasi politik, hukum, dan birokrasi, serta memperkuat pencegahan dan pemberantasan korupsi dan Narkoba.

Sosialisasi Program JAGA DESA dilaksanakan sebagai langkah preventive/pencegahan terhadap perbuatan penyalahgunaan keuangan desa.

“Dengan di launcingnya Program JAGA DESA ini, kami berharap dapat mengantisipasi terjadinya penyalahgunaan keuangan desa dalam bentuk pengawasan secara online dan real time pada setiap Desa di seluruh Indonesia. Juga program ini selanjutnya akan dijadikan percontohan bagi daerah-daerah lainnya  di Indonesia,” kata Jamintel Kejagung RI, Prof. Reda Mantovani

Selanjutnya dikatakan, bahwa dangan adanya program tersebut dapat memfasilitasi Pemerintah Desa/Kelurahan agar lebih cepat, mudah, dan akurat dalam melakukan pengelolaan data desa serta dapat melakukan asistensi dan pengawalan terhadap pengelolaan keuangan desa sehingga tepat sasaran.

“Program ini akan dijadikan percontohan bagi daerah-daerah lainnya di Indonesia” pungkasnya. (*/red)